Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Otomotif

Aki Mana Yang Lebih Awet, Aki Kering atau Aki Basah?

×

Aki Mana Yang Lebih Awet, Aki Kering atau Aki Basah?

Share this article
Aki Mana Yang Lebih Awet

Banyak pemilik kendaraan yang penasaran akan pertanyaan aki mana yang lebih awet, apakah aki kering atau aki basah? dan mungkin anda salah satunya yang penasaran dan mencari informasinya, maka anda tepat berada di artikel ini dimana anda bisa menyimak pembahasannya dibawah ini.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama dimana aki merupakan salah satu komponen penting untuk kendaraan bermotor dimana aki sendiri terbagi menjadi dua jenis yakni aki basah dan aki kering. Namun walapun berbeda jenis, tetapi kedua jenis ini menggunakan cairan elektroda yang biasa dikenal dengan air aki.

Example 300x600

Perbedaan aki kering dan aki basah

Aki Mana Yang Lebih Awet

Lalu apa perbedaan aki kering dan aki basah? Perlu anda ketahui pada aki jenis kering, cairannya lebih padat dan berbentuk gel. Sedangkan, aki basah memiliki bentuk cairan seperti air pada umumnya. Hal ini menjadi perbedaan paling mudah untuk anda perhatikan.

Selain itu cairan aki basah menggunakan jenis cairan air accu dan air zuur. Kegunaan air accu pada aki basah adalah untuk menambah volume air aki, sedangkan air zuur digunakan ketika anda pertama kali mengisi air aki. Sehingga dapat dimengerti bahwa perbedaan aki basah dan kering dapat anda perhatikan sendiri dari tekstur cairan.

Perbedaan selanjutnya adalah dari cara perawatannya dimana pada aki kering sering disebut maintenance free (MF) yang berarti aki jenis kering ini lebih minim dan mudah sekali dan bahkan free (bebas) perawatan karena tidak perlu melakukan pengisian cairan aki yang berbentuk air. Aki jenis kering memiliki usia pemakaian sekitar 1-2 tahun.

Hal tersebut berbeda dengan jenis aki basah dimana aki basah membutuhkan perawatan rutin yang wajib anda lakukan yakni mengganti cairan aki. Apabila penggantian tersebut tidak dilakukan, maka akan berdampak pada kendaraan anda yaitu kemogokan.

Perbedaan lainnya adalah dari kemasan luar dimana aki basah memiliki wadah berwarna cerah karena agar dapat memungkinkan anda melihat cairan aki yang ada di dalamnya. Sedangkan aki jenis kering cenderung memiliki kemasan berwarna gelap, yang mana bertujuan untuk meredam sel-sel aki. Selain itu, aki kering juga memiliki bahan penutup solid yang bertujuan untuk menjaga lubang aki.

Dan perbedaan terakhir adalah dari harga yang mana sudah diketahui bahwa aki basah dan kering memiliki perbedaan harga yang signifikan. Aki basah cenderung memiliki harga yang lebih murah dibandingkan aki jenis kering.

Sebut saja contohnya aki basah NS60L untuk mobil Suzuki Karimun/Baleno dan sejenisnya memiliki harga Rp 651.000. Sedangkan, aki jenis kering Yuasa NS40ZL untuk mobil Suzuki Splash/Karimun/Baleno dibanderol dengan harga Rp 828.000. Cukup berbeda jauh bukan?

Aki Mana Yang Lebih Awet, Aki Kering atau Aki Basah?

Pertanyaan ini sering menjadi pertanyaan banyak pemilik kendaraan yang bingung memilih kedua jenis aki ini, lalu mana yang lebih awet? Sebagai jawabannya adalah tergantung dari pemakaian masing-masing kendaraan anda. Karena walaupun masing-masing jenis aki memiliki keunggulan dan kelemahan, usia pemakaian dan keawetan aki tergantung dari pemakaian anda.

Sebut saja contohnya apabila tingkat penggunaan kendaraan anda tinggi maka disarankan menggunakan aki jenis kering hal ini karena anda tidak perlu menghabiskan waktu terlalu banyak untuk merawat aki. Sehingga awet atau tidaknya aki yang digunakan tergantung dari perawatan dan cara penggunaan Anda.

Demikian informasi mengenai pertanyaan aki mana yang lebih awet, apakah aki kering atau aki basah beserta perbedaan dari dua jenis aki ini. Semoga berguna dan bermanfaat.

Example 120x600